
Dalam beberapa tahun terakhir, fenomena hype coin dan
meme coin sempat menjadi primadona di dunia cryptocurrency. Token-token
yang hanya didorong oleh popularitas internet, meme, dan dukungan publik figur
berhasil menarik milyaran dollar dari investor ritel dan spekulan. Namun
memasuki 2025–2026, tren ini mulai berubah secara signifikan.
Investasi di bawah hype semata semakin ditinggalkan karena
berbagai alasan fundamental yang kini mempengaruhi perilaku investor, ekosistem
developer, hingga regulator di seluruh dunia.
1. Minat Pasar Meme Coins Merosot Tajam
Data analis industri menunjukkan bahwa minat terhadap meme
coins turun drastis dalam setahun terakhir. Di puncaknya, sektor meme coin
sempat memiliki pangsa perhatian pasar sekitar 20%, namun kini tinggal sekitar ~2,5%
dari mindshare total pasar kripto. Investor dan komunitas kini lebih tertarik
pada proyek yang memiliki use case praktis daripada sekadar “viral” di media
sosial. CryptoniteUae
Penurunan ini bukan hanya soal harga, tetapi juga
berkurangnya perhatian pengguna aktif, volume transaksi, dan pembicaraan
komunitas yang dulu menjadi mesin utama hype. Banyak meme coins yang hanya
menunjukkan fluktuasi harga ekstrem tanpa adopsi nyata, sehingga menarik
sedikit peminat pada fase lanjutan siklus bull market. CryptoniteUae
2. Banyak Meme Coins Terlihat Tidak Berkelanjutan
Salah satu alasan utama melemahnya hype coin adalah ketidakberlanjutan
fundamental dari banyak token tersebut. Banyak proyek yang hanya
diluncurkan karena tren internet atau nama besar — tanpa tim yang jelas,
roadmap yang realistis, atau produk yang benar-benar digunakan.
Analisis pasar menunjukkan bahwa mayoritas coin yang
mencetak lonjakan besar awalnya mengalami rug-pull atau pump-dump — di mana
harga dipompa secara artifisial lalu dibiarkan jatuh, meninggalkan investor
ritel dengan kerugian besar. Analytics Insight
3. Regulasi dan Penilaian Hukum Mulai Clarify
Regulator global, terutama di Amerika Serikat, mulai
memberikan kejelasan hukum terhadap meme coins dan token-token lain.
Misalnya, SEC menyatakan bahwa sebagian besar meme coin tidak memenuhi
syarat sebagai sekuritas, karena tidak menyediakan hak atau pendapatan yang
jelas — dan karena itu dianggap lebih seperti koleksi atau barang spekulatif
daripada aset investasi serius. The Verge
Walau hal ini tidak berarti larangan langsung, kejelasan ini
membuat investor mulai menyadari bahwa meme coin berada di luar regulasi
sekuritas mainstream — dan itu mengurangi minat institusional untuk
terlibat di pasar ini. The Verge
4. Banyak Meme Coin Krisis Kepercayaan
Kasus token yang pernah dinaikkan oleh public figure dan
akhirnya anjlok tajam berkontribusi pada erosi kepercayaan. Misalnya,
meme coin yang terkait dengan politisi atau figur publik dihasilkan apresiasi
awal tinggi tetapi kemudian crash besar, membuat banyak investor
kehilangan uang dan kepercayaan terhadap fenomena “viral coin”. Reuters
Kejadian-kejadian ini memberikan pelajaran bahwa dukungan
sosial media tidak selalu mencerminkan nilai fundamental, dan pada akhirnya
justru menimbulkan skeptisisme di kalangan investor. Reuters
5. Shift Persepsi Investor ke Nilai Fundamental
Pasar kripto kini tidak hanya dikuasai oleh trader
spekulatif, tetapi juga oleh investor yang memperhatikan nilai fundamental
proyek. Ini mencakup hal-hal seperti:
- Teknologi
yang digunakan
- Timbal
balik nyata terhadap pengguna
- Integrasi
dengan sistem keuangan atau aplikasi nyata
- Ekosistem
developer yang aktif
Investor mulai menyadari bahwa hype jangka pendek tidak
cukup untuk mendukung pertumbuhan yang berkelanjutan. Sebagai contoh, token
yang memiliki utilitas dalam DeFi, infrastruktur Layer-2, atau tokenisasi aset
dunia nyata (RWA) kini lebih menarik bagi modal yang serius. Analytics Insight
6. Perubahan Narasi Industri secara Keseluruhan
Di tahun 2025–2026, banyak prediksi dari analis kripto
menyebut bahwa pasar akan memasuki fase kematangan yang lebih dewasa.
Ini berarti:
·
Lebih sedikit fokus pada sensasi media social
·
Lebih banyak fokus pada utilitas dan adopsi
teknologi
·
Struktur legal dan audit proyek menjadi lebih
penting
·
Investor institusional mulai masuk lewat aset
yang memiliki use case kuat
Prediksi ini datang dari beberapa eksekutif modal ventura
dan analis industri yang melihat pasar bergerak dari fase spekulatif ke fase value
creation yang lebih nyata. KuCoin
7. Meme Coin Tidak Sama dengan Meme Coin Ber-Utility
Walaupun hype coin tradisional sedang ditinggalkan, bukan
berarti semua token yang pernah populer akan hilang. Beberapa proyek justru menggabungkan
budaya meme dengan utilitas nyata — misalnya melalui mekanisme
play-to-earn, gamifikasi, atau program partisipasi yang memberi pendapatan
kepada pemilik token. Sahm
Meski begitu, meme coin semacam ini biasanya jauh berbeda
dari model hype murni: mereka membutuhkan teknologi yang berfungsi, produk
yang digunakan komunitas dan insentif ekonomi yang jelas. Sahm
Kesimpulan
Era hype coin mulai ditinggalkan tidak terjadi secara
tiba-tiba. Ini merupakan hasil dari beberapa faktor yang bekerja bersamaan:
·
Pasar lelah dengan volatilitas ekstrem dan tanpa
utilitas nyata
·
Investor mulai memperhatikan fundamental dan use
case
·
Regulasi memberikan kejelasan yang menurunkan
daya tarik spekulatif
·
Erosi kepercayaan akibat skandal dan manipulasi
harga
·
Narasi industri beralih ke utilitas nyata dan
adopsi teknologi
Dengan perubahan ini, kripto kini memasuki fase yang lebih
matang — di mana nilai jangka panjang dan kegunaan nyata lebih dihargai
daripada sekadar viral di media sosial.
Referensi
- The
Meme Coin Hype is Fading — minat pasar meme coin turun drastis dengan
fokus bergeser ke utilitas nyata. CryptoniteUae
- Why
Meme Coins Crashed & Utility Coins Succeeded — meme coins
kehilangan nilai ketika investor mengutamakan fundamental dan use case. Analytics Insight
- Eksekutif
VC: Pasar 2026 Lebih Sedikit Hype, Lebih Matang — prediksi pergeseran
narasi industri ke arah kematangan. KuCoin
- Meme
Coins Are Quietly Evolving From Speculation To Utility — adaptasi meme
coins yang mencoba utilitas nyata. Sahm
- SEC
Clarification on Meme Coins — regulator melihat meme coins sebagai
barang spekulatif, bukan sekuritas. The Verge
- Politician-linked
Meme Coins Crash — contoh meme coin crash yang merusak kepercayaan
investor. Reuters